Bagaimana ini semua bisa terjadi,
janganlah juga kau tanyakan saya, saya hanyalah manusia yang tidak mengerti apa-apa.
tapi ingatlah wahai tuan saya ialah manusia yang masih berprilaku selayaknya apa yang telah diciptakannya, tidak seperti engkau yang seorang munafik terhadap apa yang diciptakannya. Jadi sekarang apa maumu?
Mengerikan jika menghadapi kenyataan seperti ini, melalang buana demi mendapatkan segenggam nyawa yang bertubi-tubi datang menjerit.
Masihkah kau tega wahai tuan akan keadaaan ku ini,
Di mana belas kasihanmu terhadapku.
ingatlah bahwa apa yang akan aku ucapkan padamu, datanglah siksaan yang dahsyat untukmu.
Filed under: Puisi Penjajahan Ditandai: | KalangKabutLahNegaraku